Judul itu pun saya dapat dari teman dekat di kampus, Lora Alvera huehehe ^^
yang waktu itu sempat saya ceritakan kisahku bertobat dan kembali ke jalan yang benar.
Dan kali ini saya akan menceritakan perubahan-perubahan yang telah terjadi.
Semua bermula ketika saya mengikuti kelas Krisma. Apa itu Krisma?
Krisma adalah salah satu dari tujuh sakramen di agama Katholik yang bersifat wajib dijalani, sakramen ini bertujuan untuk menguatkan iman yang tadinya redup dan nantinya diresmikan oleh Uskup, ya semacam begitulah. Oleh karena itu, untuk lulus dari Krisma, setiap minggu saya mengikuti kelas yang berkisar 45 menit dan mendapat bahan pelajaran tentang agama Katholik yang lebih mendalam.
Soalnya kalau tidak Krisma nanti saya tidak boleh Menikah. hahaha
![]() |
| Ilustrasi Peresmian Sakramen Krisma oleh Uskup |
Dan salah satu syarat untuk lulus dari kelas Krisma ini yaitu dengan ikut Misa tiap minggu dengan ada tanda tangan dari Prodiakon (Petugas Ibadat yang membagikan Komuni) dan ikut aktif di lingkungan.
Saya yang tadinya jarang ke gereja, tidak aktif di lingkungan, Jarang berdoa kalau mau tidur soalnya keseringan nugas sampe larut hingga kelelahan lalu langsung tidur, jarang baca alkitab, dan hal lainnya yang menjadikanku jauh dengan Tuhan.
SEMUANYA BERUBAH KETIKA IKUT KELAS KRISMA. YEAH!
Perlahan tapi pasti, satu demi satu masalah teratasi.
1. Jarang ke gereja
Karena diminta untuk dapat tanda tangan dan ikut Misa tiap minggu, akhirnya mau tidak mau saya harus
ikut misa, Awalnya sih agak terpaksa dan malas apalagi karena banyaknya tugas yang sangat menyita
waktuku , tapi lama-lama ke gereja bukanlah suatu beban.
ikut misa, Awalnya sih agak terpaksa dan malas apalagi karena banyaknya tugas yang sangat menyita
waktuku , tapi lama-lama ke gereja bukanlah suatu beban.
2. Jarang berdoa
Di kelas Krisma diajarkan lagi cara berdoa yang baik, dari sikap, cara berbicara, dan guru
pembimbingku mengajarkan untuk menyebutkan nama masing-masing pada saat berdoa, karena terasa
berbeda sekali rasa yang di dapat setelah berdoa. Coba saja sendiri hehe.
Jadi sejak itu, meskipun sibuk dan lelah saya pasti akan menyempatkan waktu untuk berdoa dan
Jadi sejak itu, meskipun sibuk dan lelah saya pasti akan menyempatkan waktu untuk berdoa dan
mengucap syukur.
3. Jarang baca Alkitab
Kelas Krisma tiap minggu pasti ada ceritanya membaca alkitab dan membahas topik yang terpilih.
Jadi ya kalau ada waktu luang juga saya pasti menyempatkan baca alkitab.
Jadi ya kalau ada waktu luang juga saya pasti menyempatkan baca alkitab.
4. Tidak aktif di lingkungan
Karena saya masih muda, saya disarankan untuk ikut OMK (Orang Muda Katolik)
dan masih aktif hingga sekarang.
Karena saya masih muda, saya disarankan untuk ikut OMK (Orang Muda Katolik)
dan masih aktif hingga sekarang.
Singkat cerita, saya mau menceritakan juga tentang kisahku di OMK.
Aku ikut di komunitas OMK Lucia, dan kebetulan pada saat aku mau bergabung di OMK,
OMK Lucia mendapatkan tugas dekorasi yang bertema "Paskah Hijau" di gereja kami St. Agustinus Karawaci-Tangerang. Mulai dari dekorasi Minggu palma, hingga Tri Hari Suci (Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, Minggu Paskah). Dengan bakat dan kemampuan yang ku punya sebagai anak DKV, saya membantu semaksimal mungkin untuk memperindah gereja ku ini, tapi sayangnya waktu tri hari suci bentrok dengan UTS, sehingga ada beberapa hari saya tidak bisa ikut membantu.
OMK Lucia mendapatkan tugas dekorasi yang bertema "Paskah Hijau" di gereja kami St. Agustinus Karawaci-Tangerang. Mulai dari dekorasi Minggu palma, hingga Tri Hari Suci (Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, Minggu Paskah). Dengan bakat dan kemampuan yang ku punya sebagai anak DKV, saya membantu semaksimal mungkin untuk memperindah gereja ku ini, tapi sayangnya waktu tri hari suci bentrok dengan UTS, sehingga ada beberapa hari saya tidak bisa ikut membantu.
Dekorasi Paskah bisa dibilang sukses, Lalu OMK Lucia diberi tugas lagi untuk ikut Koor pada saati Misa tanggal 3 Mei 2014 di gereja nanti. Jadi selepas dari selesainya dekorasi paskah, saya dan teman-teman se-OMK Lucia tetap sering berkumpul dan berlatih untuk Koor.
Saya mengambil suara Sopran, karena saya cocoknya di suara itu.
Entah mengapa sejak ikut OMK, talenta yang saya miliki dari segi desain-seni (Dekorasi), hobi menyanyi (Koor) terpakai sekali.
Ya mungkin ini adalah waktu yang tepat untuk saya kembali pada jalan yang benar dan menggunakan talenta yang saya miliki untuk Tuhan, dan saya pun merasa senang. Karena selama ini jujur saja, talenta-talenta yang saya miliki selama ini haya dipakai untuk kesenangan diri sendiri, dan beberapa teman, tetapi tidak untuk Tuhan.
Selain itu sejak bergabung dengan OMK, teman saya bertambah banyak sekali karena Wilayah Lucia menjadi salah satu Wilayah terbesar di Paroki St. Agustinus.
Sekian kisah dari saya,
dan saya sudah berkomitmen untuk tetap aktif di lingkungan dan tetap menjalankan kewajiban saya sebagai pemeluk agama Katholik :)
Semoga menginspirasi! :)
Salam Hangat,
Patricia Cindy - 12120210160

1 komentar:
Hallelujah Sister! Praise to The Lord. All angels sing and rejoice for your repentance. I hope that your new way will be forever, isn't it?
Hallelujah!
Posting Komentar